Patung Suro dan Boyo adalah salah satu ikon terkenal yang melambangkan kota Surabaya. Patung ini bukan hanya sekadar karya seni, tetapi juga sarat dengan nilai sejarah dan budaya yang mendalam. Terletak di dekat jembatan Suramadu, Patung Suro dan Boyo menceritakan kisah legendaris yang berasal dari cerita rakyat Surabaya. Mengunjungi patung ini memberi kesempatan untuk lebih memahami asal-usul nama kota Surabaya dan keindahan seni patung yang memukau.
Sejarah dan Makna Patung Suro dan Boyo
Patung Suro dan Boyo menceritakan kisah legenda yang sangat terkenal di Surabaya. Nama “Surabaya” sendiri berasal dari dua kata, yaitu “Suro” yang berarti ikan hiu (suro) dan “Boyo” yang berarti buaya (boyo). Konon, dalam cerita rakyat Surabaya, terjadi perkelahian sengit antara ikan hiu dan buaya di muara Sungai Kalimas. Perkelahian ini berakhir dengan kemenangan ikan hiu yang akhirnya menamai kota ini dengan nama Surabaya.
Patung Suro dan Boyo yang dibangun pada tahun 2002 ini menggambarkan dua makhluk legendaris tersebut, yaitu seekor ikan hiu dan buaya yang sedang bertarung. Patung ini berdiri tegak di atas sebuah area yang sering dikunjungi wisatawan, menjadi simbol yang memperkenalkan cerita asal usul kota Surabaya kepada dunia.
Daya Tarik dan Keindahan Patung Suro dan Boyo
1. Karya Seni yang Mempesona
Patung Suro dan Boyo memiliki ukuran yang sangat besar dan menarik perhatian setiap orang yang melewatinya. Dengan detail yang sangat menakjubkan, patung ini menggambarkan perkelahian sengit antara ikan hiu dan buaya dengan gerakan yang dinamis. Suro, yang digambarkan sebagai ikan hiu, tampak agresif dengan mulut terbuka lebar, sementara Boyo, yang digambarkan sebagai buaya, terlihat berjuang keras untuk melawan. Patung ini memiliki nilai artistik yang tinggi, dengan penggunaan bahan logam yang menjadikannya tahan lama dan mengkilap di bawah sinar matahari.
2. Simbol Identitas Kota Surabaya
Patung Suro dan Boyo bukan hanya sekadar patung biasa, tetapi juga simbol identitas kota Surabaya. Patung ini menggambarkan perjuangan dan ketangguhan, serta mengingatkan kita akan asal-usul nama kota yang terinspirasi dari legenda perjuangan antara dua makhluk kuat. Selain itu, patung ini juga menjadi tempat wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin lebih mengenal kota Surabaya.
3. Tempat Wisata dan Fotografi
Patung Suro dan Boyo menjadi daya tarik wisata yang menarik di Surabaya. Banyak pengunjung yang datang untuk berfoto di depan patung ini sebagai kenang-kenangan atau hanya sekadar menikmati keindahan monumen tersebut. Lokasinya yang strategis di dekat jembatan Suramadu juga memudahkan pengunjung untuk menikmati pemandangan sekitar, termasuk panorama laut dan kota Surabaya. Patung ini sangat cocok sebagai latar belakang foto untuk memori indah di Surabaya.
Tips Berkunjung ke Patung Suro dan Boyo
1. Waktu Kunjungan yang Tepat
Jika Anda ingin menikmati keindahan Patung Suro dan Boyo tanpa keramaian, disarankan untuk berkunjung pada pagi atau sore hari. Pada waktu ini, cuaca juga lebih sejuk dan memungkinkan Anda untuk lebih leluasa berfoto di sekitar patung.
2. Jaga Kebersihan dan Etika
Karena Patung Suro dan Boyo adalah simbol kebanggaan kota Surabaya, sangat penting untuk menjaga kebersihan sekitar. Hindari membuang sampah sembarangan dan hormati pengunjung lain yang juga ingin menikmati keindahan patung ini.
3. Pahami Sejarahnya
Untuk menikmati kunjungan Anda lebih maksimal, pastikan untuk mempelajari sedikit tentang legenda Suro dan Boyo. Memahami latar belakang cerita rakyat Surabaya akan menambah nilai historis dan budaya saat Anda mengunjungi patung ini.